MANADO – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif selama akhir pekan, Polresta Manado menggelar operasi Patroli dan Karya Bakti Yudha (KRYD) melalui Tim Unit Response Center (URC) Resmob. Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif mulai Sabtu malam, 15 Agustus 2026, hingga dini hari Minggu, 16 Agustus 2026.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto, S.I.K., M.H., bersama Katim URC Ipda Nathaniel Farrell Siallagan, S.Tr.K., dan Ipda Kresna Aditya, S.Tr.K. Operasi ini difokuskan pada wilayah-wilayah rawan gangguan kamtibmas untuk mengantisipasi potensi tawuran, aksi kriminal jalanan, serta gangguan lainnya yang kerap terjadi pada malam Minggu.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 20.00 WITA dengan pelaksanaan Apel KRYD di Mako Polresta Manado. Dalam apel tersebut, Kasat Reskrim melakukan pengecekan kesiapan personel sekaligus memberikan arahan teknis dan penekanan terhadap langkah-langkah antisipasi. Situasi selama apel berlangsung aman dan terkendali.
Setelah apel, tim dibagi menjadi beberapa sektor untuk melaksanakan patroli mobile (bergerak) di berbagai kecamatan di Kota Manado, meliputi Malalayang, Wenang, Singkil, dan Wanea.
Sekitar pukul 21.00 WITA, Tim URC Resmob Alfa menyisir area Kelurahan Malalayang. Tim melakukan penggeledahan badan terhadap sejumlah orang yang dicurigai, namun tidak ditemukan benda mencurigakan. Personel kemudian memberikan himbauan agar warga kembali ke kediaman masing-masing demi menjaga ketertiban.
Tak lama berselang, pada pukul 22.00 WITA, Tim URC Resmob Bravo menemukan sekelompok anak-anak muda (AAM) yang berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras (miras) di sekitar Kelurahan Wenang Utara. Setelah dilakukan penggeledahan dan tidak ditemukan senjata atau benda berbahaya, tim langsung memusnahkan minuman keras tersebut di tempat kejadian perkara (TKP). Para pemuda tersebut kemudian diberi pembinaan dan dihimbau untuk pulang.
Operasi berlanjut hingga larut malam. Pada pukul 24.00 WITA, Tim URC Resmob Charly mendapati kelompok lain yang berkumpul di Kelurahan Wenang. Dengan pendekatan persuasif, tim melakukan penggeledahan dan menghimbau mereka untuk membubarkan diri.
Puncak patroli terjadi pada pukul 01.00 WITA, ketika Tim URC Resmob Delta menyisir area Kelurahan Wawonasa (Kec. Singkil) dan Kelurahan Karombasan (Kec. Wanea). Di lokasi ini, tim menemukan kelompok anak muda yang berkumpul. Petugas melakukan penggeledahan badan maupun kendaraan roda dua (R2). Tidak ditemukan barang terlarang, sehingga petugas kembali memberikan himbauan kamtibmas agar para pemuda segera pulang.
Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto, menekankan bahwa seluruh rangkaian patroli dilaksanakan dengan prinsip humanis, preventif, dan persuasif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui patroli dialogis bertujuan untuk menciptakan rasa aman tanpa menimbulkan keresahan.
“Sampai dengan berakhirnya kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Manado terpantau aman dan kondusif. Kami berhasil melakukan pembinaan terhadap kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban, termasuk memusnahkan miras di tempat dan mengantisipasi potensi tawuran di kawasan rawan seperti Pasar Unyil,” ujar Kompol Elwin Kristanto.
Dengan berakhirnya operasi ini, Polresta Manado berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan tetap menjaga ketertiban umum, khususnya bagi para generasi muda untuk menghindari kegiatan negatif di malam hari.














Leave a Reply