Viral Tawuran Antar Pelajar di Manado, Polsek Wanea Amankan Pelajar dan Tempuh Langkah Pembinaan

Spread the love

MANADO – Aksi tawuran antar pelajar yang melibatkan siswa dari dua sekolah menengah kejuruan di Kota Manado viral di media sosial. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polsek Wanea bergerak cepat dengan mengamankan seorang pelajar yang diduga terlibat sekaligus menempuh langkah pembinaan dan problem solving.

Pelajar berinisial E.S. (15) diamankan personel Polsek Wanea setelah terjadi aksi tawuran di Jalan Pumorouw, Kecamatan Wanea, Manado, pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

Peristiwa tersebut diduga berawal dari persoalan antara pelajar. Sehari sebelumnya, E.S. disebut sempat dikejar oleh sejumlah pelajar dari SMK lain di sekitar Terminal Karombasan.

Persoalan tersebut kemudian diduga berlanjut. E.S. diduga mengajak sejumlah rekannya untuk melakukan penyerangan terhadap pelajar dari sekolah lain. Aksi tersebut akhirnya terjadi di Jalan Pumorouw dan berhasil ditangani oleh pihak kepolisian.

Menindaklanjuti kejadian itu, Pawas Polsek Wanea IPTU S. Sianturi bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakowa AIPDA A. Tondok langsung melakukan langkah problem solving dengan melibatkan pihak sekolah dan keluarga.

Polsek Wanea juga berkoordinasi dengan pihak kesiswaan SMK lain yang diwakili J.A. untuk bersama-sama memberikan pembinaan kepada pelajar serta mencari solusi agar persoalan tersebut tidak berkembang dan memicu aksi lanjutan.

IPTU S. Sianturi mengatakan, pengawasan terhadap para pelajar membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, pihak sekolah dan orang tua.

“Kami mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terprovokasi dan menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik, bukan melalui kekerasan. Peran orang tua dan pihak sekolah juga sangat penting dalam melakukan pengawasan serta memberikan pembinaan,” ujar IPTU S. Sianturi.

Dalam penanganan tersebut, kepolisian juga memberikan edukasi mengenai dampak dan konsekuensi hukum dari membawa maupun menggunakan senjata tajam serta terlibat dalam aksi kekerasan.

Setelah diberikan pembinaan dan dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah serta keluarga, E.S. kemudian diserahkan kepada orang tuanya untuk mendapatkan pengawasan dan pembinaan lebih lanjut.

Polsek Wanea menegaskan akan terus meningkatkan langkah preventif, patroli serta pembinaan terhadap kalangan pelajar guna mencegah terjadinya tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak kembali terulang. Masa depan para pelajar masih panjang, sehingga harus dijaga dan diarahkan agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *