MANADO, Sidik-News.com – Kebakaran hebat melanda permukiman warga yang berada diantara Aspol Pakowa dan Asgab Kelurahan Wanea, Lingkungan I, Kecamatan Wanea, Kota Manado, pada Rabu (29/7/2026) sore. Si jago merah berhasil menghanguskan sembilan unit rumah, baik permanen maupun semi-permanen, serta dua unit sepeda motor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Berdasarkan laporan Polresta Manado, api pertama kali terlihat pukul 18.09 WITA. Saksi mata, Vira Arini (22), mengaku terkejut saat keluar kamar untuk buang air kecil dan melihat nyala api besar disertai asap tebal di lantai dua sebuah rumah. Ia segera berteriak meminta bantuan kepada Hadi Subiantoro (46) yang sedang berada di kios bakso di depan rumah.
Hadi bersama seorang warga bernama Rizal sempat berusaha memadamkan api dengan menyeret kasur springbed yang menjadi titik awal kebakaran dari ruang keluarga ke luar rumah. Namun, kobaran api yang semakin membesar dan plafon triplek yang mulai terbakar membuat mereka terpaksa mundur demi menyelamatkan diri.
Melihat api yang kian mengamuk, petugas Damkar Pemkot Manado tiba di lokasi pukul 18.18 WITA. Upaya pemadaman diperkuat dengan datangnya armada Damkar Kodim 1309/Manado dan Water Cannon milik Sat Brimobda Sulut serta Polresta Manado.
Total ada 11 unit kendaraan pemadam yang dikerahkan, terdiri dari 8 unit Damkar Dinas Damkar Pemkot Manado, 1 unit Damkar Kodim, dan 2 unit Water Cannon. Proses pemadaman baru berhasil sepenuhnya pada pukul 21.00 WITA, dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah api menyala kembali.
Faktor cuaca panas dan berangin, serta posisi rumah-rumah yang berdempetan dengan material kayu, diduga menjadi penyebab api menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan.
Kebakaran ini berdampak pada sembilan kepala keluarga, yaitu keluarga Maryati Sumarto, Almarhum H. Bakari/Andika Bakari, Riswan, Sunami Yahya (alias Bule Nami), Bura Latif, Steven Wondal, Jery Mamonto, Pegy, dan Yehosua Kurnianto. Total ada 12 penghuni rumah yang terdampak langsung.
Sebagian besar korban merupakan pedagang sembako. Mereka tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga harta benda berharga berupa uang tunai dan perhiasan yang tersimpan di dalam rumah. Selain bangunan, dua unit sepeda motor juga hangus terbakar, yakni Yamaha Vixion milik Muh. Ahmad dan Yamaha R15 milik Riswan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Polresta Manado. Warga korban kebakaran saat ini tengah mendapatkan pendampingan dari pihak kelurahan dan instansi terkait.













Leave a Reply