JAKARTA – Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) resmi melantik purnawirawan TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, sebagai Direktur Utama Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) yang baru. Ia menggantikan Dwina Septiani Wijaya.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) BP BUMN Nomor 345 Tahun 2026 dan SK Nomor 346 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama serta Ketua Dewan Pengawas Peruri.
Selain Teguh Arief Indratmoko, BP BUMN juga menetapkan purnawirawan TNI AD lainnya, Letnan Jenderal TNI (Purn) Geerhan Lantara, sebagai Ketua Dewan Pengawas menggantikan Marlinson Hakim.
Alasan Strategis Penunjukan
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan penunjukan ini didasari karakteristik unik Peruri yang memegang peran vital negara.
“Peruri sejatinya adalah alat pemerintah untuk pengendalian dan pengamanan, bukan sekadar perusahaan komersial biasa. Oleh karena itu, penempatan pimpinan disesuaikan dengan kebutuhan keamanan tingkat tinggi tersebut,” ungkap Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Profil Singkat Pimpinan Baru
Teguh Arief Indratmoko merupakan perwira tinggi yang memiliki rekam jejak jabatan strategis. Sebelumnya ia menjabat Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI – lembaga pendidikan integrasi ketiga matra TNI yang mencakup Akmil, AAL, dan AAU.
Pria kelahiran Banyumas, 19 September 1965 ini telah mengukir berbagai pengalaman kepemimpinan penting di lingkungan TNI Angkatan Darat sebelum akhirnya dipercaya memimpin Peruri demi menjaga keamanan dan kedaulatan negara di sektor pencetakan dokumen serta alat pembayaran resmi.





